Dalam perjalanan karier, banyak profesional fokus pada promosi vertikal—naik jabatan, tanggung jawab lebih besar, dan gaji yang meningkat. Namun, ada satu strategi pengembangan karier yang sering terlewat, padahal sama pentingnya: lateral move.

Apa Itu Lateral Move?

Lateral move adalah perpindahan posisi kerja dengan level jabatan yang relatif sama, tetapi biasanya ke departemen, fungsi, atau lokasi berbeda. Tidak seperti promosi yang fokus pada kenaikan hierarki, lateral move menekankan perluasan pengalaman, keterampilan, dan jaringan profesional.

Contohnya, seorang karyawan pemasaran berpindah ke posisi branding dalam tim yang berbeda, atau seorang manajer proyek di Jakarta mengambil peran serupa di kantor cabang luar negeri. Meskipun tidak ada kenaikan jabatan secara formal, perpindahan ini bisa menjadi langkah strategis untuk memperkuat karier jangka panjang.

Manfaat Lateral Move untuk Karier

Banyak perusahaan kini mendorong karyawan melakukan lateral move sebagai bagian dari strategi human capital management modern. Berikut beberapa manfaat utamanya:

1. Memperluas Skill Set

Dengan masuk ke fungsi atau tim yang berbeda, Anda akan mempelajari keterampilan baru yang mungkin tidak didapatkan di posisi lama. Misalnya, seorang profesional komunikasi yang berpindah ke divisi digital akan mendapatkan kemampuan analisis data dan strategi online—dua skill yang kini sangat dicari.

2. Memperbesar Jaringan Internal dan Eksternal

Lateral move memberi kesempatan untuk bekerja dengan tim baru, pemimpin baru, dan stakeholder yang berbeda. Jaringan ini sangat berharga untuk membuka peluang karier di masa depan, baik dalam organisasi yang sama maupun di luar.

3. Meningkatkan Daya Saing

Kandidat dengan pengalaman lintas fungsi biasanya lebih menarik bagi specialist recruitment agencies dan perusahaan karena dianggap fleksibel dan punya wawasan luas. Ini akan memberi Anda keunggulan kompetitif saat melamar posisi yang lebih tinggi nantinya.

4. Menemukan Passion Baru

Tidak jarang, karyawan menemukan bidang pekerjaan yang lebih sesuai setelah mencoba lateral move. Eksplorasi ini dapat membantu Anda menemukan jalur karier yang lebih memuaskan.

5. Mengurangi Stagnasi

Jika Anda merasa “mentok” di posisi saat ini, lateral move bisa menjadi cara efektif untuk keluar dari rutinitas tanpa harus pindah perusahaan. Ini juga menunjukkan kepada manajemen bahwa Anda proaktif dan terbuka untuk belajar.

Kapan Lateral Move Tepat untuk Anda?

Lateral move bukan sekadar “pindah kerja tanpa naik jabatan”. Langkah ini harus direncanakan dengan matang. Pertimbangkan beberapa hal berikut sebelum memutuskan:

  • Tujuan Karier Jangka Panjang: Apakah perpindahan ini membantu Anda mencapai posisi yang diinginkan dalam 3–5 tahun ke depan?
  • Keterampilan yang Akan Dipelajari: Apakah posisi baru menawarkan skill strategis yang bisa meningkatkan nilai Anda di pasar kerja?
  • Budaya Tim dan Perusahaan: Apakah lingkungan baru mendukung pertumbuhan dan sesuai dengan nilai pribadi Anda?
  • Kesiapan Mental dan Adaptasi: Apakah Anda siap belajar hal baru dari nol dan menghadapi dinamika tim berbeda?

Jika jawabannya “ya” untuk sebagian besar pertanyaan di atas, maka lateral move bisa menjadi pilihan yang sangat tepat.

Peran Specialist Recruitment Agencies dan Executive Search Agency

Dalam proses lateral move, bekerja sama dengan specialist recruitment agencies atau executive search agency dapat sangat membantu. Mereka memiliki wawasan mendalam tentang pasar tenaga kerja, tren industri, dan peluang posisi yang mungkin tidak dipublikasikan secara terbuka.

Agensi seperti HRnetRimbun, misalnya, dapat memberikan panduan strategis untuk menemukan lateral move yang sejalan dengan keahlian dan aspirasi Anda. Mereka juga dapat menghubungkan Anda dengan perusahaan yang memiliki budaya dan struktur karier progresif, sehingga perpindahan tidak hanya sekadar pindah posisi, tapi juga investasi jangka panjang untuk masa depan Anda.

Lateral Move sebagai Strategi Human Capital Management

Dari sisi perusahaan, lateral move merupakan bagian dari strategi human capital management untuk mempertahankan talenta. Dengan memberikan kesempatan rotasi dan eksplorasi lintas fungsi, perusahaan dapat meningkatkan engagement, mengurangi turnover, dan menciptakan tenaga kerja yang lebih adaptif.

Bagi karyawan, ini adalah peluang untuk bertumbuh tanpa harus menunggu promosi yang mungkin memakan waktu lama. Perusahaan progresif kini melihat lateral move bukan sebagai “perpindahan datar”, melainkan sebagai jalur pengembangan karier alternatif yang sama berharganya.

Kesimpulan

Lateral move adalah strategi karier yang cerdas, terutama bagi profesional yang ingin berkembang secara menyeluruh, memperluas pengalaman, dan mempersiapkan diri untuk peran strategis di masa depan. Dengan perencanaan matang dan dukungan dari specialist recruitment agencies atau executive search agency, langkah ini dapat menjadi batu loncatan menuju kesuksesan jangka panjang.

Jika Anda sedang mempertimbangkan lateral move atau ingin tahu peluang terbaik yang tersedia, hubungi HRnetRimbun untuk konsultasi strategis dan temukan langkah karier selanjutnya dengan percaya diri.